1. Rusaknya Hutan di Kalimantan akibat Ulah Tangan Manusia.

1000255119.jpg

  Hutan Kalimantan adalah salah satu hutan tropis terluas di Indonesia yang sering dijuluki sebagai paru-paru dunia. Hutan ini memiliki pepohonan tinggi menjulang, udara yang sejuk, dan menjadi rumah bagi ribuan spesies flora dan fauna. Namun, keindahan tersebut kini perlahan memudar. Pandangan hijau yang dulu mendominasi mulai berganti dengan lahan gersang dan bekas tebangan pohon.

 Kerusakan hutan paling banyak disebabkan oleh penebangan liar. Pohon-pohon besar ditebang secara sembarangan tanpa adanya reboisasi. Akibatnya, kawasan hutan yang dulunya rindang kini berubah menjadi tanah gundul. Kondisi ini bukan hanya menghilangkan pemandangan indah, tetapi juga membuat tanah rawan longsor dan banjir saat musim hujan.

  Selain penebangan, pembakaran hutan juga menjadi masalah besar. Api yang disengaja dinyalakan untuk membuka lahan perkebunan sering kali meluas tak terkendali. Asap pekat yang dihasilkan menutupi udara hingga mengganggu pernapasan masyarakat. Pemandangan langit biru pun tergantikan oleh kabut asap yang membuat suasana mencekam dan tidak nyaman.

  Kerusakan hutan juga berdampak besar terhadap kehidupan satwa. Banyak hewan langka seperti orangutan, bekantan, dan burung enggang kehilangan tempat tinggalnya. Mereka terpaksa berpindah ke area lain yang semakin sempit, bahkan sebagian mati karena kekurangan makanan. Hilangnya habitat satwa ini membuat ekosistem hutan tidak seimbang lagi.

 Dengan melihat kondisi tersebut, jelaslah bahwa hutan Kalimantan mengalami kerusakan serius akibat ulah manusia. Pemandangan indah yang seharusnya diwariskan untuk generasi mendatang kini terancam hilang. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran bersama untuk menjaga dan melestarikan hutan agar Kalimantan tetap hijau dan menjadi paru-paru dunia yang menyejukkan.

2.Pasar Swalayan Lebih Nyaman Dibandingkan Pasar Tradisional

1000255114.jpg

  Pasar swalayan kini semakin diminati oleh masyarakat modern. Tempat ini dianggap lebih nyaman dan praktis dibandingkan pasar tradisional yang sudah lama dikenal. Pemandangan rak-rak penuh barang yang tersusun rapi dan suasana sejuk ber-AC membuat orang betah berlama-lama berbelanja di dalamnya.

  Dari segi kebersihan, pasar swalayan jauh lebih terjaga. Lantai yang selalu dibersihkan dan pencahayaan terang membuat suasana tampak segar. Hal ini sangat berbeda dengan pasar tradisional yang sering kali becek, beraroma kurang sedap, dan terlihat berantakan. Suasana bersih tentu membuat pengunjung merasa lebih nyaman saat berbelanja.

  Selain itu, harga di pasar swalayan sudah tercantum jelas pada setiap barang. Pembeli tidak perlu lagi repot menawar harga seperti di pasar tradisional. Hal ini memberi rasa aman karena harga sudah pasti dan tidak akan berubah-ubah sesuai pedagang.

  Fasilitas yang ada di pasar swalayan juga lebih lengkap. Mulai dari parkiran luas, troli belanja, pendingin ruangan, hingga pilihan pembayaran non-tunai. Semua fasilitas ini memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin berbelanja dengan cepat dan praktis.

  Dengan segala keunggulannya, pasar swalayan menjadi pilihan utama bagi banyak orang. Namun, pasar tradisional tetap memiliki peran penting, terutama bagi masyarakat yang lebih suka berbelanja sambil berinteraksi langsung dengan pedagang.